Header Ads

test

Literasi Dan Integritas Kemanusiaan


Dunia literasi, adalah dunia yang pada umumnya digeluti oleh banyak manusia yang dapat dikatakan memiliki kemampuan intelektual yang baik. Untuk dapat bergaul lebih jauh dengan literasi, maka kita dipaksa untuk memperbanyak pengetahuan, dipaksa untuk memperbaiki pola pikir, serta memiliki sebuah sudut pandang dan pandai menggunakan logikanya.
Seseorang yang sudah pengalaman dalam dunia literasi, sudah pasti memiliki cakupan wawasan yang luas, serta memiliki perspektif yang baik. Menurut penulis, seseorang yang aktif dalam dunia literasi memiliki tingkat mutu yang baik, lantaran ilmu pengetahuan, informasi-informasi terkait penemuan-penemuan atau penelitian terbaru menjadi santapan sehari-hari.
Dunia literasi juga penting bagi seseorang untuk dapat menyuarakan segala macam yang menjadi kegelisahannya. Baik kegelisahan mengenai kondisi sosial, ekonomi, politik maupun agama. Serta kita bebas untuk berpendapat dan menyampaikan semua perspektif yang kita miliki dalam dunia literasi.
Banyak hal yang dapat diraih dan yang bisa kita lakukan dalam dunia literasi, diantaranya kita bisa saja berbagi ilmu, berbagi pengalaman, serta berbagi apa saja yang berupa kebaikan, yang mana itu juga bisa bermanfaat bagi pembaca. Dalam hidup ini, kita juga harus terus berkarya, dunia literasi adalah salah satu wadah untuk kita berkarya. Hidup tanpa berkarya, kita akan mudah dilupakan.
Kita juga pernah mendengar nama tokoh-tokoh ternama, seperti seorang sastrawan besar yang bernama Pramudia Ananta. Beliau besar karena kebijaksanaannya, karena baik pola pikirnya, lalu dibuatnya sebuah karya tulis, yang dimana seseorang dapat melihat kebaikan Pramudia, tentang kisah hidupnya yang inspiratif, serta semangatnya untuk terus menuliskan kebenaran untuk mendapat keadilan, yang dituangkannya dalam tulisan-tulisannya, sehingga banyak orang yang mengenalnya.
Hasil karya yang berupa karya tulis tidak ada basinya, “Menulis adalah bekerja untuk keabadian”, begitulah menurut Pramudia Ananta. Menurut penulis, menulis itu memang untuk keabadian. Dimana nantinya tulisan-tulisan kitalah yang akan terbang, dibaca banyak orang, sehingga semakin banyak juga orang yang tau tentang pola pikir kita, melalui tulisan yang kita buat. Semakin banyak kita menulis, maka juga akan semakin terlihat integritas kemanusiaan kita, serta semakin banyak kita memberi manfaat kepada orang yang membacanya.
Salah satu cara kita untuk berbagi pengetahan itu juga dengan menulis. Semakin kita menulis, semakin kita dikenal. Kita boleh pintar setinggi langit, tapi jika kita tidak menulis, kita akan terkubur dengan zaman. Maka, tinggalkan sedikit kenangan dalam kehidupan yang kita jalani, dengan menulis tulisan yang baik dan bermanfaat.
Literasi, juga bisa berpengaruh terhadap integritas manusia. Integritas manusia adalah sesuatu yang tidak dapat dicapai secara spontan. Artinya, untuk mendapatkan integritas kemanusiaan yang unggul, perlu adanya latihan-latihan guna meningkatkan skill atau kualitas intelektual dalam diri kita sebagai manusia.
Oleh karena itu, maka dunia literasi merupakan suatu wadah yang apik untuk terus meningkatkan integritas kemanusiaan. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, bahwa untuk menekuni dunia literasi, kita harus menambah wawasan dan merubah pola pikir kearah yang lebih baik. Menurut penulis, dengan melakukan hal tersebut, dan menjadi pemicu untuk dapat meningkatkan integritas kemanusiaan.
Kita mungkin sering membaca artikel-artikel yang ada di sebuah situs internet. Dengan adanya artikel tersebut, membantu kita untuk menambah wawasan. Sehingga, kita merasa berterimakasih atas dasar adanya artikel tersebut. Bukankah kita juga ingin bermanfaat untuk orang lain juga? Maka dari itu, menulis adalah salah satu cara kita untuk bisa bermanfaat untuk orang lain. Karena, jika tulisan kita memang baik, maka yang membacanya pun akan merasa terbantu oleh tulisan kita, paling tidak untuk menambah wawasan pembaca.
Menulis juga memberikan dampak baik bagi pribadi seseorang. Ketika seseorang mulai menggeluti dunia literasi, maka seseorang tersebut akan mengalami sebuah dorongan untuk lebih tau banyak hal. Dengan begitu, akan membuat seseorang tersebut lebih aktif membaca, meneliti ataupun memperhatikan tentang suatu hal. Dengan begitu, maka dunia literasi akan menghidupkan budaya yang baik, salah satunya menghidupkan budaya membaca.
Banyak orang-orang besar berkat ketekunannya dalam dunia menulis. Salah satunya seorang sastrawan dan juga seorang ahli tata bahasa di Indonesia, yaitu Sutan Takdir Alisjahbana. Serta seorang sastrawan besar Pramudia Ananta yang telah menghasilkan lebih dari 50 karya, serta telah diterjemahkan kedalam lenih dari 41 bahasa asing. Bukankah kita juga ingin seperti mereka? Maka menggeluti dunia literasi dengan telaten adalah langkah untuk menggapainya.

Wahyu Eko Prasetiyo (pegiat Jurai Siwo Corner)