Header Ads

test

PPM IAIN Metro Selenggarakan Pembekalan KPM Periode II

Metro, adzkiyacentre.com. IAIN Metro selanggarakan pembekalan KPM (Kuliah Pengabdian Masyarakat) 2017 pada hari Selasa-Kamis (25-27/07). KPM yang akan dimulai pada tanggal 3 Agustus 2017 merupakan KPM periode II, setelah KPM periode I sukses dilaksanakan pada awal tahun lalu.
Sebelum menjalankan KPM, pihak PPM IAIN Metro menyelenggarakan pembekalan kepada 414 mahaiswa yang terdaftar. Pembekalan KPM tersebut mengusung tema “Meningkatkan Sinergi Perguruan Tinggi dengan Masyarakat Dalam Pembangunan Sumber Daya Manusia Yang Kreatif, Berilmu dan bermoral.”
Pembekalan KPM yang dilakukan PPM IAIN Metro menghadirkan pemateri yang luar biasa guna menjelaskan dan memberikan pembekalan serta arahan sebelum mahasiswa diterjunkan ke masyarakat. Pemateri yang dihadirkan yaitu Prof. Dr. Hj. Enizar, M. Ag., Dr. Suhairi, S. Ag., M.H., Dr. Zainal Abidin, M. Ag., Imam Mustofa, S. H. I., M. S. I., dan Dedi Wahyudi, M. Pd. I.
KPM kali ini akan dilakukan di dua Kecamatan, yaitu kecamatan Negeri Katon dan kecamatan Tegineneng. Dalam waktu 40 hari setelah penerjunan diharapkan kehadiran mahasiswa ke lapisan masyarakat mampu membangun keragaman budaya dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang kreatif, berilmu dan bermoral seperti halnya tema yang diusung pada KPM 2017 ke-II.
Terdapat dua alasan yang mendasar dari pergantian nama KKN ke KPM, yaitu pertama terdapat konotasi atau penilaian yang negatif dari masyarakat tentang KKN. Kedua, mashasiswa yang terlibat diharapkan mampu untuk memadukan antara riset dan pengabdian. KPM sendiri berusaha mewujudkan tridarma perguruan tinggi yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian, ungkap Dedi wahyudi yang sering dipanggil Dedi.
Lebih lanjut Dedi menuturkan kepada adzkiyacentre.com, bahwa pada KPM periode II ini ada beberapa targetan yang harus dicapai, yaitu pertama menerbitkan buku yang berISBN per kelompok, dimana Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) selain sebagai Dosen Pembimbing Lapangan juga berperan sebagai editorial buku yang hendak diterbitkan sebagai laporan akhir KPM. Selanjutnya buku tersebut akan digunakan untuk meningkatkan akreditasi Institusi.
Kemudian, kedua adalah menuangkan semua aktivitas KPM yang ditulis  pada laporan ke dalam bentuk visual atau vidio grafi. Tujuan pembuatan vidio tersebut ke depan untuk lembaga IAIN agar mampu berperan dalam penjalanan KKN Nusantara dan meningkatkan nilai KUM untuk Dosen terkait. Jadi kampus tidak hanya menjadi menara grading bagi masyarakat. Kampus harus bermasyarakat dan memberikan manfaatnya kepada masyarakat.
KPM kali ini mengaharus mahasiswa yang ikut serta untuk membuat dan menerbitkan buku dan membuat sebuah vidio dari segala akivitas di masyarakat. Jadi setiap hari mahasiswa KPM diwajibkan untuk mengupload vidio yang dibuat ke akun youtube dan pada akhir KPM diharuskan untuk memburningnya ke dalam CD dan dikumpul ungkap Yando.
Lanjut Yando, “kami tidak mempermasalahkan pembuatan vidio, namun yang kami keluhkan adalah permasalahan untuk menguploadnya, karena di desa belum tentu ada sinyal bagus untuk support upload vidio ke youtube.”

Penulis: Dwi Nugroho