Header Ads

test

Sisi Positif-Negatif MEA


MEA atau yang memiliki kepanjangan masyarakat ekonomi ASEAN adalah suatu pasar bebas, dimana setiap negara yang tergabung dalam MEA akan memiliki hak kebebasan untuk menjalankan sistem ekonominya dengan negara yang tergabung lainya, hal ini memungkinkan akan dihapusnya semua hambatan masuk atau bahkan keyword yang selama ini merupakan bukti dari izin identitas penting untuk menuju negara lain kemungkinan besar akan dihapuskan juga.
Namun dari kebebasan pasar tersebut barang tentu sudah memiliki sisi negatif dan positifnya. Dimana sisi negatif diadakan pasar bebas adalah hambatan masuk yang selama ini digunakan untuk melindungi produk dalam negeri akan di tiadakan, yang mungkin masih terdapat yang melindugi, namun tidak dapat dipungkiri traktaat presiden akan membawa kepada hubungan bilateral bahkan multilateral yang tujuannya adalah membawa negara ini jauh lebih berkembang, dan dibituhkan kerjasama dari banyak pihak karena kebebasan sistem kenegaraan dalam bidang ekonomi.
Sehingga memungkinkan untuk berasumsi bahwa produk kita dapat bersaing atu tidak. Keuntungan dari hubungan negara dengan negara lain ini adalah akan semakin menambah tingkat daya saing bagi warga negara Indonesia,  khususnya dalam bidng ekonomi. Hal ini sudah tentu ketika produk atau sumber daya manusia tidak biasa bersaing, maka akan semakin memunculkan kemiskinan disegala bidang dan juga pengguran yang merajalela di bumi Indonesia, sehingga keterpurukan negara ini semakin menjadi-jadi.
Terlepas dari itu semua bukan berarti MEA hanya sebuah dokrin negatif saja, melainkan ada sisi positifnya juga. Karena dalam pasar bebas sudah tentu setiap individu akan semakin meningkatkan inovasi dan kreaktifitas usahanya. Selain itu dengan datangnya masyarakat dari luar negeri atau produk-produk luas negeri, masyarakat Indonesia akan dapat belajar atau mengolah produk atau bahkan memiliki kesempatan untuk mempelajari teknologi asing, hal ini sudah tentu akan menciptakan sumber daya manusia yang optimal. Oleh karena itu di tahun 2017 yang kemudian akan datang, sebaiknya kita selaku masyarakat Indonesia mulai merancang strategi untuk mendayagunakan kemampuan dan pemikiran untuk dapat melakukan kegiatan inovasi dari kegiatan perekonomian nasional untuk menopang kemajuan negara, mari bersama-sama mempersiapkan diri menuju masa-masa kebebasan untuk kehidupan yang lebih baik, untuk kemajuan bangsa, dan untuk pengentasan kemiskinan. Negatif-positif sudah menjadi hubungan sebab-akibat untuk kehidupan, perlu satu hal yang ditekankan yaitu perubahan pola pikir dari setiap individu.

Muid Sidik (Mahasiswa IAIN Metro dan Anggota UKM KSEI Filantropi)